TENTANG KAMI PRODUK CARA ORDER TESTIMONI
Sale!

KNALPOT KLX 150 CC TERLARIS RV1 FULL BENDING

Original price was: Rp 725.000.Current price is: Rp 575.000.

Kalau pasang knalpot RV1 di KLX 150 sebenarnya cukup gampang karena kebanyakan model sudah PNP (plug and play) untuk KLX/D-Tracker. (Shopee Indonesia)

Alat yang biasanya dipakai:

  • Kunci 10, 12, 14
  • Kunci L
  • Obeng
  • Tang
  • Optional: cairan penetran kalau baut seret

Langkah pemasangan:

  1. Lepas knalpot standar
    • Buka baut dudukan silencer belakang.
    • Lepas baut leher knalpot di head mesin.
    • Tarik perlahan knalpot keluar.
  2. Cek gasket/paking knalpot
    • Kalau paking lama sudah gepeng atau bocor, sebaiknya ganti baru.
    • Ini penting supaya tidak “nembak” atau bocor di leher.
  3. Pasang leher knalpot RV1
    • Masukkan dulu bagian header/leher ke lubang exhaust head.
    • Jangan langsung dikencangkan full, cukup setengah dulu.
  4. Pasang silencer
    • Sambungkan silencer ke leher knalpot.
    • Pasang baut bracket ke rangka motor.
  5. Posisikan knalpot
    • Pastikan tidak mentok swing arm, shock, atau body.
    • Baru setelah posisi pas, kencangkan semua baut bertahap.
  6. Tes nyala
    • Hidupkan motor.
    • Cek apakah ada kebocoran di sambungan leher.
    • Kalau ada suara “cess”, biasanya baut kurang rapat atau paking bocor.

Untuk KLX BF atau FI:

  • Kadang ada selang AIS/emisi yang bikin bingung saat ganti knalpot aftermarket. Beberapa pengguna menutup jalur AIS atau pakai cover block-off supaya tidak bocor udara. (Reddit)

Tutorial video yang mirip pemasangan di KLX:

Cara Pasang Knalpot klx bf | NORIFUMI ROCKET 4 CRF DI KLX 150

Cara Melepas dan Pasang Knalpot after market KLX 150 TRIDENTE V2

Kalau setelah pasang terasa:

  • brebet,
  • ngempos,
  • atau letupan berlebihan,

biasanya perlu setel ulang karbu / AFR karena knalpot full system lebih plong. (Reddit)

BELI SEKARANG VIA WHATSAPP

Deskripsi

Kalau yang dimaksud RV1 full bending/full system buat Kawasaki KLX 150, karakter performanya biasanya lebih terasa di tarikan tengah–atas dibanding knalpot standar.

Secara umum dari review pengguna dan karakter knalpot RV1:

  • Akselerasi lebih responsif di RPM menengah sampai atas, terutama setelah 5.000 rpm.
  • Napas atas lebih panjang, cocok buat trabas cepat atau supermoto harian.
  • Suara cenderung ngebas dan agak nyaring, tergantung DB killer dipasang atau tidak.
  • Bobot biasanya lebih ringan dari knalpot standar karena pakai pipa bending dan silencer aftermarket.
  • Di mesin standar KLX 150, peningkatan tenaga terasa tapi tidak ekstrem — lebih ke feeling gas lebih ringan dan mesin lebih “lega”. (YouTube)

Kekurangannya:

  • Torsi bawah kadang sedikit berkurang kalau setting karbu/ECU belum disesuaikan.
  • Bisa jadi lebih boros bila sering main RPM atas.
  • Kalau terlalu free-flow tanpa setting ulang, motor bisa brebet atau ngempos di putaran tertentu. (Reddit)

Kalau buat harian:

  • Enak dipakai kalau suka karakter agresif.
  • Untuk touring santai atau lingkungan padat, suara bisa agak capek kalau tanpa DB killer.
Karakter Knalpot Norifumi RV 1 Full Bending KLX 140 KLX 150 CRF 150L Knalpot norifumi rv1 n4 klx 150 RV1 Racing Knalpot Full Set Motor Standar KLX KLX BF CRF 150
Tarikan bawah Sedikit ringan Lebih halus Standar
Tarikan tengah-atas Lebih ngisi Paling enak buat harian Cukup
Suara Ngebas keras Lebih adem Sedang
Cocok untuk Trabas/supermoto Harian + touring Budget build
Material Full bending stainless Stainless chrome Variatif

Kalau KLX-mu masih standar mesin:

  • paling pas biasanya pakai pilot/main jet sedikit lebih besar biar tenaga keluar optimal.
  • Kalau FI, kadang cukup reset ECU atau pakai piggyback ringan.

Buat value harga, RV1 memang cukup populer karena harga relatif terjangkau tapi suara dan look sudah racing banget. (blibli.com).

Kalau yang dimaksud **RV1 full bending/full system** buat Kawasaki KLX 150, karakter performanya biasanya lebih terasa di **tarikan tengah–atas** dibanding knalpot standar.Secara umum dari review pengguna dan karakter knalpot RV1:

* **Akselerasi lebih responsif** di RPM menengah sampai atas, terutama setelah 5.000 rpm.
* **Napas atas lebih panjang**, cocok buat trabas cepat atau supermoto harian.
* Suara cenderung **ngebas dan agak nyaring**, tergantung DB killer dipasang atau tidak.
* Bobot biasanya lebih ringan dari knalpot standar karena pakai pipa bending dan silencer aftermarket.
* Di mesin standar KLX 150, peningkatan tenaga terasa tapi tidak ekstrem — lebih ke feeling gas lebih ringan dan mesin lebih “lega”. ([YouTube][1])

Kekurangannya:

* Torsi bawah kadang sedikit berkurang kalau setting karbu/ECU belum disesuaikan.
* Bisa jadi lebih boros bila sering main RPM atas.
* Kalau terlalu free-flow tanpa setting ulang, motor bisa brebet atau ngempos di putaran tertentu. ([Reddit][2])

Kalau buat harian:

* Enak dipakai kalau suka karakter agresif.
* Untuk touring santai atau lingkungan padat, suara bisa agak capek kalau tanpa DB killer.

| Karakter            | [Knalpot Norifumi RV 1 Full Bending KLX 140 KLX 150 CRF 150L]() | [Knalpot norifumi rv1 n4 klx 150]() | [RV1 Racing Knalpot Full Set Motor Standar KLX KLX BF CRF 150]() |
| ------------------- | --------------------------------------------------------------- | ----------------------------------- | ---------------------------------------------------------------- |
| Tarikan bawah       | Sedikit ringan                                                  | Lebih halus                         | Standar                                                          |
| Tarikan tengah-atas | Lebih ngisi                                                     | Paling enak buat harian             | Cukup                                                            |
| Suara               | Ngebas keras                                                    | Lebih adem                          | Sedang                                                           |
| Cocok untuk         | Trabas/supermoto                                                | Harian + touring                    | Budget build                                                     |
| Material            | Full bending stainless                                          | Stainless chrome                    | Variatif                                                         |

Kalau KLX-mu masih standar mesin:

* paling pas biasanya pakai **pilot/main jet sedikit lebih besar** biar tenaga keluar optimal.
* Kalau FI, kadang cukup reset ECU atau pakai piggyback ringan.

Buat value harga, RV1 memang cukup populer karena harga relatif terjangkau tapi suara dan look sudah racing banget. ([blibli.com][3])

[1]: https://www.youtube.com/watch?v=uAjAYwDSKBQ&utm_source=chatgpt.com "Review Knalpot RV1 Norifumi Untuk KLX 150 cc.... - YouTube"
[2]: https://www.reddit.com/r/indocartalk/comments/1tfqy1u/nanya_tentang_motor_karbu_brebet/?utm_source=chatgpt.com "Nanya tentang motor karbu brebet"
[3]: https://www.blibli.com/p/knalpot-norifumi-original-rv1-t3-klx-150-dtracker-150-crf-150-wr-155/is--DIB-70132-00478-00002?utm_source=chatgpt.com "Jual Knalpot Norifumi Original Rv1 T3 Klx 150 Dtracker 150 Crf 150 Wr 155 - Wr 155 Di Seller Dirt Bike Channel ID - Perkebunan Afdeling I Rantau Prapat, Kab. Labuhan Batu | Blibli"
Kalau yang dimaksud **RV1 full bending/full system** buat Kawasaki KLX 150, karakter performanya biasanya lebih terasa di **tarikan tengah–atas** dibanding knalpot standar.
Secara umum dari review pengguna dan karakter knalpot RV1:
* **Akselerasi lebih responsif** di RPM menengah sampai atas, terutama setelah 5.000 rpm.
* **Napas atas lebih panjang**, cocok buat trabas cepat atau supermoto harian.
* Suara cenderung **ngebas dan agak nyaring**, tergantung DB killer dipasang atau tidak.
* Bobot biasanya lebih ringan dari knalpot standar karena pakai pipa bending dan silencer aftermarket.
* Di mesin standar KLX 150, peningkatan tenaga terasa tapi tidak ekstrem — lebih ke feeling gas lebih ringan dan mesin lebih “lega”. ([YouTube][1])
Kekurangannya:
* Torsi bawah kadang sedikit berkurang kalau setting karbu/ECU belum disesuaikan.
* Bisa jadi lebih boros bila sering main RPM atas.
* Kalau terlalu free-flow tanpa setting ulang, motor bisa brebet atau ngempos di putaran tertentu. ([Reddit][2])
Kalau buat harian:
* Enak dipakai kalau suka karakter agresif.
* Untuk touring santai atau lingkungan padat, suara bisa agak capek kalau tanpa DB killer.
| Karakter | [Knalpot Norifumi RV 1 Full Bending KLX 140 KLX 150 CRF 150L]() | [Knalpot norifumi rv1 n4 klx 150]() | [RV1 Racing Knalpot Full Set Motor Standar KLX KLX BF CRF 150]() |
| ——————- | ————————————————————— | ———————————– | —————————————————————- |
| Tarikan bawah | Sedikit ringan | Lebih halus | Standar |
| Tarikan tengah-atas | Lebih ngisi | Paling enak buat harian | Cukup |
| Suara | Ngebas keras | Lebih adem | Sedang |
| Cocok untuk | Trabas/supermoto | Harian + touring | Budget build |
| Material | Full bending stainless | Stainless chrome | Variatif |
Kalau KLX-mu masih standar mesin:
* paling pas biasanya pakai **pilot/main jet sedikit lebih besar** biar tenaga keluar optimal.
* Kalau FI, kadang cukup reset ECU atau pakai piggyback ringan.
Buat value harga, RV1 memang cukup populer karena harga relatif terjangkau tapi suara dan look sudah racing banget. ([blibli.com][3])
[1]: https://www.youtube.com/watch?v=uAjAYwDSKBQ&utm_source=chatgpt.com “Review Knalpot RV1 Norifumi Untuk KLX 150 cc…. – YouTube”
[2]: https://www.reddit.com/r/indocartalk/comments/1tfqy1u/nanya_tentang_motor_karbu_brebet/?utm_source=chatgpt.com “Nanya tentang motor karbu brebet”
[3]: https://www.blibli.com/p/knalpot-norifumi-original-rv1-t3-klx-150-dtracker-150-crf-150-wr-155/is–DIB-70132-00478-00002?utm_source=chatgpt.com “Jual Knalpot Norifumi Original Rv1 T3 Klx 150 Dtracker 150 Crf 150 Wr 155 – Wr 155 Di Seller Dirt Bike Channel ID – Perkebunan Afdeling I Rantau Prapat, Kab. Labuhan Batu | Blibli”